Senin, 06 Juni 2016

Mengurai Kegilaan

Tidak sedikit pemikiran yang terpenggal bahkan bertentangan satu sama lain dalam benakku ini dan tak sedikit pula yang menumpuk kusut. Semuanya bercampur menciptaan rasa sakit yang sering kali membuatku hampir “gila”, bahkan mungkin saat ini saya sudah “gila”, entahlah. Gila dengan semua yang terjadi dalam hidup ini terutama Kenyataan Pribadi. Hidup dengan relita yang jauh bahkan bisa dikatakan terbalik 180 derajat dari impian dan gagasan hidup selama ini.

Sebuah Kenyataan hidup yang ketika manusia lainnya memuji sambil meludah, menertawakan, mencaci, menghujat atau apaun itu namanya, jawaban saya selalu satu, suatu saat kamu akan mengerti apa yang saya lakukan. Ini tak lepas karna Pemikiran dan cara berpikir saya banyak yang tak diterima dimanapun saya berada. Entah karna latar belakang saya, atau karna tindakan saya yang katanya tak mencerminkan gagasan saya. Ah saya tak perduli, karna sekali lagi suatu saat kamu akan mengerti.

Pagi ini 5 juni 2016  satu hari menjelang bulan suci Ramadhan saya berdiskusi dengan Dede Kodrat Alwajir saya memanggilnya Bang Deko  pemuda seusia saya yang luar biasa gagasan dan analisanya. Sejak pertama kali bertemu ia mengajak  saya mencurahkan apa yang ada dalam benak saya dalam bentuk tulisan, dan tak jarang kadang ajakan itu saya rasakan seperti paksaan yang membuat saya tak nyaman. Banyak hal yang beliau ungkapkan yang pada akhirnya membuat saya tertarik untuk menulis. Bukan karena saya sudah mahir mencurahkan gagasan saya dalam bentuk tulisan akan tetapi semoga jalan ini dapat menyambungkan benang Pemikiran yang terpotong-potong bahkan bisa menguraikan beberapa tumpukan benang kusut dalam kepala ini. Yang pada akhirnya semoga ini bisa dijadikan bahan untuk membuat baju yang bisa saya kenakan.

Semoga jalan ini bisa menjawab semua pemikiran “gila” saya. Amin

Serang, 5 juni 2016
Nurjaya Ibo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar